HOLY KIDS YANG ISTIMEWA

Dampit adalah salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Malang yang jaraknya sekitar 55 km ke arah Selatan. Di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit inilah, dirintisnya sebuah pelayanan yang salah satu kegiatannya adalah Bimbingan Belajar untuk anak-anak yang diikuti oleh sekitar 60 anak usia Sekolah Dasar. Anak- anak yang mayoritas non Kristen ini berkumpul dua kali dalam seminggu, di rumah salah seorang bapak yang biasa disapa Pak Matius. Kelompok bimbingan belajar ini dinamakan Holy Kids.
Pelayanan ini awalnya dirintis oleh Bapak Taufik, seorang gembala salah satu Gereja Baptis Indonesia (GBI), yang pernah merintis pelayanan di Junggo- Kota Batu. Saat ini anak-anak di Junggo dilayani rutin oleh tim YTWR. Bapak Taufik melihat ada peluang yang sama, yang bisa dikerjakan di Dampit. Itu sebabnya bersama Bapak Matius sang pemilik rumah, Bapak Taufik mulai merintis pelayanan sejak Mei 2015. Bahkan Bapak Matius juga bersedia menjadi Pembina untuk memberikan bimbingan belajar pada anak-anak.
Tim Pelayanan Anak YTWR mendapat undangan khusus untuk pertama kalinya melayani kelompok Holy Kids. Kali ini kehadiran tim YTWR bukan untuk memberikan bimbingan belajar tentang pelajaran sekolah, tetapi tentang nilai-nilai Kristiani. Kegiatan yang berlangsung pada 15 Agustus ini diawali dengan menyanyi bersama. Menyanyi, cerita dan bermain adalah dunia anak-anak yang menggembirakan. Sekitar 50 anak yang hadir pada saat itu mengikutinya dengan sukacita. Fabel tentang istimewanya beberapa binatang dengan keunikan masing-masing yang disampaikan menggunakan alat peraga dalam bentuk drama singkat ini, mengajarkan pada anak-anak bahwa binatang ciptaan Tuhan itu istimewa, apalagi manusia. Manusia termasuk anak-anak adalah ciptaan Tuhan yang paling istimewa sehingga setiap anak juga istimewa di mata Tuhan. Tema “Aku Istimewa” pada kegiatan ini sekaligus ingin mengajarkan pada anak-anak, supaya mereka bersyukur pada Tuhan, karena mereka adalah ciptaan Tuhan yang istimewa.
Selain cerita, bermain juga menjadi paket kegiatan yang dilakukan di rumah Bapak Matius ini. Secara berkelompok mereka bermain dan menceritakan tentang tanaman, binatang dengan kegunaan dan keunikannya. Anak-anak juga belajar tentang keistimewaan semua ciptaan Tuhan.
Tanpa terasa dua jam berlalu dengan penuh keceriaan. Bapak Matius pun bersyukur karena anak-anak didiknya mendapat sesuatu yang berbeda yang tentu bermanfaat. Bahkan ayah dari dua putri ini berharap, YTWR bisa bekerja sama terus dengan GBI agar pelayanan yang sedang dirintis ini bisa berkembang dengan baik dan memuliakan Tuhan. Tim YTWR juga berharap, pengajaran nilai- nilai Kristiani tentang bersyukur ini bisa tertanam dalam diri para anggota Holy Kids yang Istimewa, sehingga mereka juga bisa berbagi berkat yang sama kepada keluarga masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *