Tak Ragu Lagi Melayani Tuhan

Pendengar yang bernama Ketut Parwati ini merupakan pendengar yang sangat setia mendengarkan acara siaran YTWR setiap pagi. Wanita yang lahir di Perancak, 12 Desember 1975 ini berasal dari Jembrana, Bali. Pada awalnya, Parwati (panggilan akrabnya) tidak mengenal Yesus, namun pada tahun 1998 ia akhirnya dibaptis dan menerima Yesus sebagai juruselamat. Dalam perjalanannya sebagai orang Kristen ia merasa banyak terbantu dengan siaran YTWR. Seorang ibu yang dikaruniai dua anak perempuan ini mengatakan bahwa bahwa selama mendengar siaran pelayanan YTWR hatinya merasa diubahkan oleh Tuhan Yesus. Pasalnya, dahulu waktu pertama kali menjadi orang Kristen dia tidak mengerti banyak hal tentang kebenaran Firman Tuhan. Tidak ada yang menuntun dia dalam memahami apa yang tertulis di Alkitab.

Purwati bercerita ia sudah berusaha membaca Firman Tuhan tapi sangat susah untuk memahami maksud dari firman Tuhan itu. Dan pada kondisi seperti itu ketika berdoa pun terasa hampa sekali tidak seperti orang Kristen lainnya. Padahal Parwati ingin hidup melayani Tuhan dan terlibat di pelayanan yang ada di sekitarnya, baik dalam doa, memimpin pujian dan memimpin acara. Namun, karena pemahamannya terbatas, sangat sulit dan berat bagi Purwati untuk ingin terlibat dalam pelayanan.

Lalu ketika dia mendengar siaran YTWR setiap pagi dari radio lokal di Bali di situ Purwati mendapat suatu pelajaran yang sangat berharga. Terutama karena Firman Tuhan yang disampaikan dikemas sedemika rupa sehingga dia bisa memperhatikan dengan baik penjabaran berbagai latar belakang tokoh firman Tuhan sampai pada sejarahnya. Maka selama mendengarkan program-program yang disiarkan YTWR Parwati mengalami suatu perubahan dalam kehidupannya. Dari yang awalnya sulit mengerti Firman Tuhan akhirnya seiring berjalannya waktu melalui pelayanan YTWR Tuhan memberikan pemahaman tentang firman Tuhan yang semakin diperjelas dengan Roh Kudus.

Karena sudah menerima berkat itu Purwati kemudian bertekad untuk selalu mendengarkan Firman Tuhan melalui siaran YTWR. Bahkan juga sambal bekerja. Purwati yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit selalu memutar radio agar tidak ketinggalan siaran Firman Tuhan dan selalu mendapat siraman rohani yang disampaikan oleh pelayan-pelayan Tuhan yang ada di YTWR.

Parwati merasa sangat senang karena dengan bimbingan siaran program YTWR yang sudah membuka hatinya mengerti tentang kebenaran Firman Tuhan. Dan pada saat ini dia sudah mulai membantu pelayanan di gereja dengan memimpin doa, menjadi MC. Sekarang ia menjadi semangat dan tidak takut ragu untuk melayani Tuhan karena dia sadari semua ini karena berkat Tuhan Yesus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *