Kisah: Mencari Jiwa yang Hilang

“Nama saya Roy. Saya seorang mekanik motor di kampung. Banyak sekali orang yang memperbaiki motor di bengkel saya. Tiba-tiba datanglah seorang Pendeta yang juga memperhatikan kegiatan saya. Beliau meminta kalau bisa di tempat saya ada kelompok pendengar. Saya bingung tapi saya menyetujui saja. Saya diberi satu alat yang namanya Audio mini box. Di alat itu ada program yang bisa didengar bersama. Ada Wanita Berpengharapan; Kebenaran Abadi dan Jalan Ke Sorga Telah Rata. Ternyata inilah pengajaran yang selama ini saya cari. Sudah lama saya merindukan ada program seperti ini yang bisa diputar langsung di bengkel saya, supaya banyak orang bisa mendengar. Saya juga bisa menyampaikan kebenaran Firman Tuhan itu. Saya bisa melayani banyak orang, dengan menunjukkan ayat-ayat Alkitab kepada mereka. Ayat-ayat itu sebagai dasar iman percaya yang pasti; yang menyelamatkan, dalam iman kepada Yesus Kristus. Beberapa kali saya juga menunjukkan kebenaran iman kepada Yesus Kristus kepada orang lain; yang saya bandingkan dengan paham agama lain. Saya juga punya “kitab suci” yang lain yang saya pakai untuk perbandingan.

Beberapa kali juga saya menjelaskan perbandingan itu kepada pelanggan bengkel saya supaya mereka juga bisa mengambil keputusan untuk menerima keselamatan dari Yesus Kristus. Hidup saya memang sederhana, tapi saya harus punya semangat hidup yang luar biasa; harus punya komitmen juga, supaya hidup saya berguna dan berdampak bagi banyak orang. Apalagi saya sudah menerima keselamatan dengan gratis lewat pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib. Saya sudah diselamatkan; sudah dibayar harga mahal dan lunas; saya sudah mendapatkan semua hanya dengan percaya kepada Yesus Kristus; itu berarti saya berbeda dengan orang lain. Saya sudah diselamatkan dan saya tahu dengan jelas kepada siapa saya percaya dan ada jaminan untuk keselamatan saya. Saya ingin terus berbagi pengajaran ini, terutama kepada mereka yang masih memperjuangkan keselamatannya dengan kekuatannya sendiri dengan cara berbuat baik. Ini yang membuat saya tidak berhenti untuk memberitakan injil kepada siapa saja dan kapan saja. Tolong doakan, karena saya ingin terus mencari jiwa yang
terhilang”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *